Selasa, 26 Juli 2016

Tentang Senja

Senja
Ketika waktu sore menjelang petang
Ketika matahari mulai menenggelamkan diri di ufuk barat
Ketika orang - orang mulai kembali ke rumah, entah dari sekolah ataupun karna baru selesai bekerja
Atau mungkin juga, senja menjadi awal bagi sebagian orang untuk memulai aktivitas

Bagi sebagian orang, waktu senja adalah hal yang spesial
Atau bahkan mungkin ditunggu, selayaknya akhir pekan
Karna bagi sebagian orang, senja adalah waktu yang tepat untuk menenangkan diri dan menyegarkan pikiran setelah seharian penuh disibukkan dengan kesibukannya masing - masing
Senja bisa menjadi waktu yang tepat untuk melepaskan segala gundah yang ada
Karna bagiku, senja begitu menenangkan. Apalagi jika engkau bisa melihat ketika matahari mulai tenggelam, perlahan - lahan turun seolah malu
Langit mulai memerah, ditambah dengan burung - burung yang beterbangan sembari berkicau seolah tidak memiliki beban, terlihat begitu bahagia, bebas dan lepas
Menghiasi sore kalem yang begitu khidmat

Hadiahilah dirimu dengan sedikit ketenangan dan kebebasan di waktu senja
Seperti meminum secangkir kopi, sembari bercengkrama dengan teman - teman dekat dengan obrolan - obrolan yang ringan atau bahkan terkesan tidak penting, namun entah mengapa terasa begitu menyenangkan
Atau mungkin, kau menikmatinya seorang diri, dengan ditemani kesunyian dan kedamaian yang menenangkan hati
Melebur dengan hangat dan kuatnya aroma kopi, yang kau akhiri dengan sebuah senyuman
Dan pada saat itu, mungkin kau baru menyadari, kalau hidup ini indah dengan segala suka dan duka di dalamnya
Menjadi sore kalem yang sangat berharga, karna mampu menyadarkan kau akan hidup, yang mungkin apabila dibahas tak akan ada habisnya

Dan tanpa sadar, kopimu sudah habis kau seruput, dan adzan maghrib mulai berkumandang
Dan sore dengan segala kekhusyukannya itu, kau akhiri dengan memenuhi panggilan Tuhan mu itu
Kau pun mulai beranjak dari tempat dudukmu, meninggalkan cangkir kopimu yang perlahan mulai dirubung semut
.
.
.
.
.
🌃😊


1 komentar: