Jumat, 05 Januari 2018

Kala Itu... dan Kelak Nanti

Kau bukan apa-apa,
kau hanyalah setitik di tengah" dunia
Yang di kala malam tetap terjaga,
melakukan hal yang sia-sia

Kupanggil kau sampah,
karena takut neraka,
tapi masih nyaman jadi pendosa
Mencari kebahagiaan fana
yang membuatNya murka

Sebatas di mulut,
jarang sampai ke pengamalan
Hanya sebatas niat dan ucapan

Terlahir hina? Bukan masalah
Mati dalam keadaan hina? Itu baru masalah

Teruslah berjuang, sayang. Sampai tiba waktunya untuk pulang

Jadi, sampai kapan? Tidakkah kau mulai bosan?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar