Kau bukan apa-apa,
kau hanyalah setitik di tengah" dunia
Yang di kala malam tetap terjaga,
melakukan hal yang sia-sia
Kupanggil kau sampah,
karena takut neraka,
tapi masih nyaman jadi pendosa
Mencari kebahagiaan fana
yang membuatNya murka
Sebatas di mulut,
jarang sampai ke pengamalan
Hanya sebatas niat dan ucapan
Terlahir hina? Bukan masalah
Mati dalam keadaan hina? Itu baru masalah
Teruslah berjuang, sayang. Sampai tiba waktunya untuk pulang
Jadi, sampai kapan? Tidakkah kau mulai bosan?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar