Cinta itu kayak alkohol, memabukkan
Cinta itu kayak gele, bikin ngefly
Cinta itu kayak rokok, bikin nyandu. Tapi terkadang kalau kebanyakan bikin sesak
Kadang, cinta bisa semanis gula. Namun, kadang juga bisa sepahit pare
Namun apapun itu rasanya, harus tetap kau nikmati
Bodoh kalau kau hanya ingin merasakan senang, karena sejatinya, cinta bukan hanya tentang bahagia
Karena terkadang, cinta juga tentang luka, merelakan dan mengikhlaskan
Kau tahu apa hal yang menyenangkan di dunia ini? Saling cinta dan saling memiliki
Kau tahu apa hal yang menyakitkan di dunia ini? Masih cinta namun sudah tak memiliki
Disini aku termangu menatap rembulan, bertemankan sunyi dan sepi
Kopi yang kuseduh pun kini sudah mulai dingin, seperti tatapan dan sikapmu saat
terakhir kali kita berjumpa
Mungkin ragaku terduduk disini, namun pikiran dan hatiku seolah melayang jauh menuju tempatmu berada
Entah kau dimana dan sedang menghabiskan malam dengan siapa
Ku hanya bisa menerka - nerka
Entah ini cinta atau hanya nafsu seorang pemuda yang tengah dibutakan oleh perasaan
Entah ini cinta atau nafsu, namun sangat ingin rasanya diri ini memilikimu sekali lagi
Ingin rasanya tak memikirkanmu, namun diri ini seolah diluar kendali
Tak ingin aku rindu
Karna rindu pun terkadang begitu menyiksa
Berharap waktu terulang kembali, namun yang kudapati hanyalah waktu yang terus berjalan tanpa henti
Keadaanku seolah digerus oleh waktu. Namun, percayalah, rasaku ini tak akan lekang dimakan zaman. Karna sekali sayang, akan tetap sayang. Kurasa begitu
Tak ingin aku cinta
Namun begini aku adanya, entah kau bagaimana denganku, kurasa aku akan tetap cinta
Sekalipun kau lebih memilih kembali ke dalam pelukan masa lalumu
Entah ini bodoh atau cinta, namun tak kuasa kulepas darinya
Tak pande aku merangkai kata
Karna yang kutahu hanyalah bagaimana caranya membuatmu senang dan bahagia
Oh, ya! Aku tahu bagaimana caranya
Merelakan dan mengikhlaskanmu mungkin adalah cara terbaik untuk membuatmu senang dan bahagia
Karna harus kuakui, bukan akulah bahagia yang kau cari
Ya, bukan aku. Tapi dia
.
.
.
.
.
Maaf, namun hidupku bukan hanya tentangmu. Hidup harus terus berjalan, dan aku harus kembali berkutat dengan soal - soal latihan, karna hari Senin aku pun akan melakoni laga final untuk 3 tahun ini. Jadi, sudah dulu ya memikirkanmu nya. Terima kasih.
HAHA sabi ky
BalasHapusSabi lah den hahaha
Hapus